Anggrek ini di kenal juga dengan anggrek sikat. Mulai di budidayakan sebagai anggrek hias atau koleksi anggrek alam. Banyak di jumpai di Malaysia dan Indonesia, antara lain di jumpai di Jawa Barat dan Kalimantan. Di Kalimantan Selatan tanaman ini banyak tumbuh di hutan-hutan daerah Kabupaten Banjar atau sekitar kawasan Waduk Riam Kanan.
Secara umum tumbuh pada ketinggian 0-500 m dpl, sering di dapati pada perkebunan kopi atau pohon-pohon di tepi jalan. Batang memiliki umbi semu, berbentuk bulat panjang dengan pangkal dan ujung batang mengecil. Sedangkan bagian tengah umbi semunya menggembung. Panjang batang kurang lebih 30-80 cm, dengan garis tengah1,2- 2 cm. Daun muncul pada batang, bentuk daun lanset atau jorong dengan bagian ujung meruncing. Panjang daun 6-10 cm. Lebar daun 3-6 cm, tekstur daun tipis dan kuat.
Bunga berbentuk tandan muncul pada buku atas umbi semu yang gundul panjangnya kira-kira 10 cm. Pada sepanjang tandan ini akan muncul bunga dengan garis tengah lebih kurang 1,5 cm dengan jumlah sekitar 50 kuntum berbaris rapat . Kelopak bunga berbentuk jorong, bagian atasnya tumpul. Panjang lebih kurang 0,75 cm dan lebar 0,25-0,3 cm. Warna bervariasi tergantung asalnya ada yang merah muda ada juga yang putih.
mahkota bunga berbentuk jorong dengan panjang kurang lebih 0,75 cm dan lebar antara 0,25-0,3 cm. Bibir bunga sempit, berbentuk pita dengan tepi menggulung kedalam. berspura, berwarna jingga dengan bagian bawah berwarna ungu. Lama mekar bunga sekitar 9 hari (JJ) (Fiyanti Osman dan Indah Prasasti, 1994).
Secara umum tumbuh pada ketinggian 0-500 m dpl, sering di dapati pada perkebunan kopi atau pohon-pohon di tepi jalan. Batang memiliki umbi semu, berbentuk bulat panjang dengan pangkal dan ujung batang mengecil. Sedangkan bagian tengah umbi semunya menggembung. Panjang batang kurang lebih 30-80 cm, dengan garis tengah1,2- 2 cm. Daun muncul pada batang, bentuk daun lanset atau jorong dengan bagian ujung meruncing. Panjang daun 6-10 cm. Lebar daun 3-6 cm, tekstur daun tipis dan kuat.
Bunga berbentuk tandan muncul pada buku atas umbi semu yang gundul panjangnya kira-kira 10 cm. Pada sepanjang tandan ini akan muncul bunga dengan garis tengah lebih kurang 1,5 cm dengan jumlah sekitar 50 kuntum berbaris rapat . Kelopak bunga berbentuk jorong, bagian atasnya tumpul. Panjang lebih kurang 0,75 cm dan lebar 0,25-0,3 cm. Warna bervariasi tergantung asalnya ada yang merah muda ada juga yang putih.
mahkota bunga berbentuk jorong dengan panjang kurang lebih 0,75 cm dan lebar antara 0,25-0,3 cm. Bibir bunga sempit, berbentuk pita dengan tepi menggulung kedalam. berspura, berwarna jingga dengan bagian bawah berwarna ungu. Lama mekar bunga sekitar 9 hari (JJ) (Fiyanti Osman dan Indah Prasasti, 1994).
0 komentar:
Poskan Komentar
Silahkan Berkomentar Dengan Santun